Rabu, November 7

Refleksi

Malam ini terasa ada yang tidak lengkap. Ada debar yang tak hilang. Akan satu hal yang bakal berlaku esok.  Empat bulan sudah aku lalui posting obstetrik dan ginekologi. Terasa ada yang belum beres. Takdir Allah yang tertulis menyatakan aku lulus posting pertamaku.

Banyak yang aku belajar. Dan akan ada banyak lagi yang akan aku timba ke depan.
Aku mahu menjadi profesional seprofesional pakcik-pakcik penarik beca di depan stadium!

Refleksi 4 bulan
Impian-impian yang aku tulis masih banyak yang belum tertunai
Agak seperti kura-kura aku ini dalam merealisasikan impian aku
Usrah, tarbiah, opkim
Serta dakwah seperti agak hanyut dalam kesibukan kerja
yang menuntut pengorbanan yang bukan sedikit.

Aku jelas dengan apa yang aku mahu
Dan aku mahu merealisasikannya
Bukan hanya omong kosong

Seperti yang aku tulis
Aku mahu menjadi profesional seprofesional pakcik-pakcik penarik beca di depan stadium!

Apa yang difokus berkembang. Inshaallah.


Doakanku untuk 4 bulan ke depan. Posting medikal + usrah + opkim.


Minggu, November 4

Graduasi


“Dasar pendidikan kita adalah kepatuhan.
Bukan pertukaran pikiran.
Ilmu sekolah adalah ilmu hafalan,
dan bukan ilmu latihan menguraikan.”
- WS Rendra

UKM
Nanti-nanti kita ketemu kembali
Tempat belajar
Paduan ilmu dan keimanan 

21/10/2012



Sabtu, November 3

Senin, Oktober 22

Eksistensi

"jika engkau merasa bahwa segala yang disekitarmu gelap dan pekat, tidakkah dirimu curiga bahwa engkaulah yang dikirim oleh Allah untuk menjadi cahaya bagi mereka? berhentilah mengeluhkan kegelapan itu, sebab sinaranmulah yang sedang mereka nantikan, maka berkilaulah! "-Salim A.Fillah-


dalam sepih-serpih cahaya 
dan gerak-gerak halus benda-benda
tersimpan rahasia, mengapa kita ini ada
-Andrea Hirata-

Minggu, Oktober 14

Life


















My sister said that I should be firm and stand my rights.
Working life is different from student life.
One can back stabbing you although they call you their colleague.
How cruel the world we live in.

Even so, I still believe in what I do
No matter how bad people treat you
No matter how bad you feel
That's life

Bitterness and sweetness always coexist
How life would be without them, aite?

Fear Allah wherever you are, and follow a bad deed with a good deed to erase it, and treat people with a good attitude. [Tirmidhi]


Note: Another 3 weeks to go before the end of my OnG posting. May Allah ease everything.



Rabu, Oktober 10

tentang



















Kan bagus kalau semua wanita fikir macam ni,
tidaklah saya terasa begitu keseorangan, huhu




Senin, Oktober 1

Asing

Terkadang, aku fikir betapa aku tidak layak
untuk semua nikmat yang telah Allah kurniakan padaku

Mereka-mereka yang disekelilingku
benar-benar memberi sebanyak-banyaknya untukku
walhal mereka hadir barang seminit dua sahaja
ibarat angin lalu

Pernah,
pada satu masa dahulu aku ditanya oleh seorang pakcik,
ketika itu, aku sedang makan semeja bersamanya berserta 2 lagi sahabat dunia akhiratku

Apa pilihan kamu?
Tidak tercapai oleh akalku waktu itu
Soalan yang ditanya olehnya
Kini,
aku mula faham akan soalannya
Saya jelas dengan pilihan saya, pakcik!

Seseorang yang asing pada kami pada waktu itu
kebetulan hanya duduk semeja
datang kepada kami
memberi sedikit bekalan hidup untuk kami
benar-benar satu nikmat tak ternilai

Bukalah hari anda dengan solat sunat dhuha dan tutuplah hari anda dengan solat sunat witir

Perkongsian yang sedikit itu tapi benar-benar memberi kesan dalam kehidupan seharian.
Bukan sekali, berkali-kali aku melalui proses yang sama
Seseorang yang asing, datang kepadaku memberi sebanyak-banyaknya
Lantas aku, apa lagi yang perlu dikeluhkan?

“Air liur adalah salah satu makhluk Allah yang sentiasa keluar dari rongga tanpa disedari aleh manusia. Ia terdiri dari pelbagai bentuk molekul yang akan berubah sebagaimana air lain.

Bilamana kebaikan yang diterima, didengar, dilihat, dibaca atau disentuh, maka molekul air akan berubah membentuk nilai yang baik, demikian sebaliknya.

Maka setiap orang sebenarnya membentuk perlakuan berdasarkan air liur yang ditelannya.” -Senyumlah, Tuan Ibrahim Tuan Man.


Nota: Bekerja dengan rakan sekerja yang super ohsem. Memang nikmat