Adapun tentang kisah memeluk ujian dengan senyuman ternyata sulit diterima, penulisan Tere Liye kali ini benar-benar menyentuh soal itu. Memeluk kesulitan dengan senyuman. Bahkan, membaca kisahnya seorang Sri Ningsih sepertinya membaca kisah nyata seorang pemberani yang memeluk setiap ujian hidupnya dan menatanya dengan tangguh. Sungguh melankolis sekali penceritaan Tentang Kamu. Penasaran. Setiap helaian penceritaan berhasil membina daya soal, keinginan membuak untuk mengetahui apa seterusnya.
Sekiranya seseorang menyimpan diari, menulisnya setiap waktu tanpa jemu, sehingga akhir nafasnya belum cukup betul mampu mengarang sehebat tulisan Tere Liye. Menjadikan kisah seorang biasa menjadi luar biasa. Dan untuk entah ke berapa kali, berhasil memberi impak pada pembacanya.
Penulisan dari hati sejatinya menyentuh hati pembacanya. Terima kasih untuk kisah hidup, tentang prasangka baik, tentang cinta murni dan pengakhiran baik untuk pejuang kehidupan.
A masterpiece!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar