Rabu, September 5

Tali kokoh

 












membersamai orang-orang shalih
memang perintah Allah
memang keniscayaan bagi ikrar taqwa

tetapi meletakkan harapan
atau menggantung kebaikan diri padanya
pada sosok itu
adalah kesalahan 
dan kekecewaan...

seorang sahabat berkata padaku
"aku ingin menikah
dengannya... hanya dengannya..."
aku bertanya mengapa
"agar ia menjadi imamku...
agar ia membimbingku...
agar ia mengajariku arti ikhlas dan cinta
agar ia membersamaiku
dalam santap buka yang sederhana"

"ahh... itulah masalahnya" kataku
dan dia kini tahu 
bahwa khawatirku benar
bahwa sosok lelaki penyabar yang dia kenal
juga bisa marah, bahkan sering
bahwa sosok lelaki shalih yang dia damba
kadang sulit dibangunkan untuk 
shalat subuh berjama'ah
bahwa lelaki yang menghafal juz-juz Al-Quran itu
tak pernah menyempatkan diri
mengajarinya a-ba-ta-tsa...

"ahh... itulah masalahnya"

semakin mengenali manusia
yang makin akrab bagi kita
pastilah aib-aibnya,
sedangkan mengenali Allah
pasti membuat kita
mengakrabi kesempurnaanNya

maka gantungkanlah harapan
dan segala niat untuk menjadi baik
hanya padaNya
hanya padaNya...

jadilah ia tali kokoh yang mengantar pada bahagia
dan surga


(Salim A. Fillah)

*** Buat sahabat-sahabatku, Diana dan Sya, terima kasih atas jemputanmu. Maaf, ku tidak dapat hadir ke majlismu. Kutitip doa dari jauh buat kalian berdua, agar kita semua membina tali kokoh, biar bahagia itu sehingga ke syurga***


2 komentar:

dianakamal mengatakan...

Ameen ya robb untuk doa. terima kaseh banyak2 ani. semoga Allah sentiasa bersama ani. Luv u my dear!

madziani mengatakan...

Sama2 kasih :)