Kamis, September 23

imtihan 2

Haru. Balik dari ujian atas kertas, saya haru biru. Tak terkata. Ibarat tidak belajar apa-apa pula. Biarkan sajalah. Saya buka mesej-mesej cinta saya. Tercinta saya menenangkan saya dengan ayat-ayat cintaNya. Terharu, lagi-lagi tenang apabila membacanya. Terapi terbaik di kala jiwa kacau, haru biru dan juga saat kegembiraan.

Maka sabarlah engkau (Muhamad) atas apa yang mereka katakan., dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam, dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di hujung siang hari, agar engkau merasa tenang.

Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka (sebagai) bunga kehidupana dunia, agar kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.

[20 :130-131]

Saya senyum, malah terharu. Tercinta saya benar-benar punya jawapan atas keraguan saya.

2 komentar:

Nurul Amiza Mat Adam mengatakan...

'Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.'

(13:28)

Alhamdulillah, Dia yang berkuasa memegang tiap-tiap hati ini, Maha Kuasa juga mencampakkan ketenangan~

Tenang ya ani, sahabatku.Sama2 kita berdoa untuk keputusan yang terbaik dari Dia.

madziani mengatakan...

Terima kasih banyak2 mieza :)Sama-samalah kita berdoa. Moga dipermudahkan segala urusan