Sabtu, Juli 31

pada suatu pagi hari

Maka pada suatu pagi hari
ia ingin sekali menangis
sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu.
Ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi
agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil menangis
dan tak ada orang bertanya kenapa.


Ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak
mengamuk memecahkan cermin membakar tempat tidur.
Ia hanya ingin menangis lirih saja
sambil berjalan sendiri dalam hujan rintik-rintik di lorong sepi
pada suatu pagi

Sapardi Djoko Damono, 1973

Ini jam 3 pagi. Baru aku sedar betapa aku telah memaksakan diri aku terlalu banyak. Kadang-kadang, aku ingin jadi lurus, tanpa memendam sebarang rasa. Ingin aku luahkan segala apa yang aku rasa. Ingin aku ekspresikan apa yang ingin aku tunjukkan. Aku pendam terlalu lama, ibarat makan hati berulam jantung.

Ikhlas ani, ikhlas. Sia-sialah nanti.


4 komentar:

dianakamal mengatakan...

Salam Ani,

Saya doakan yang terbaik buat Ani. Moga Allah Yang Maha Baik meringankan segala beban di hati Ani. Ameen.

madziani mengatakan...

wslm,

diana,lama tak dengar citer.harap sihat sentiasa. Terima kasih atas doanya. Saya ok je, cuma masalah yang satu ni dah terlalu lama saya senyapkan. rasa nak sangat amek action. klu saya buat keputusan sekarang, ramai yang akan terluka. tu yang saya pendamkan je. again, syukran jazilan ya sahabah.

dianakamal mengatakan...

Ani,

Alhamdulillah, saya sihat. Sudah masuk sebulan saya mengajar di sekolah. Saya faham keadaan Ani. Saya juga macam Ani. Selalu banyak memendam rasa. Hanya Allah yang tahu betapa mahu sekali saya berkata-kata akan satu-satu perkara. Tapi, sering kali saya pujuk diri untuk berdiam dan tidak mengambil apa-apa tindakan dalam keadaan saya beremosi. Dan alhamdulillah Ani, banyak hikmah yang saya nampak. InshaAllah Ani, Allah akan bantu dan permudahkan urusan Ani. Andai ramai yang bisa terluka dan kita juga tidak tenang, mungkin itu satu petunjuk dariNya supaya kita 'berehat' seketika. InshaAllah, Ani akan 'diberitahu' olehNya bila masanya sudah sesuai nanti untuk ambil keputusan. Betapa Allah itu Maha Mengetahui apa yang terbaik buat kita...

Saya mintak maaf Ani sebab komen panjang.

Take care Ani. Moga Allah kuatkan Ani. Ameen Ya Robb!

madziani mengatakan...

no need to say sorry, saya rasa sangat lega membaca nasihat kamu. jarang saya mengadu camni, rasa macam sangat tidak matang menulis di sini, tapi saya SANGAT LEGA. benar ni.

do take care dear. thanks